Pensiun Dini

Share
penisun dini
ilustrasi orang yang pensiun. Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Sejak pertama kali kerja. Saya berkeinginan untuk tidak terlalu lama menjadi pegawai. Batasannya usia 45 tahun pensiun dini dan memulai hidup baru sebagai wiraswasta.

Saat ini usia saya menginjak 40 tahun. Artinya ada sisa lima tahun untuk mempersiapkan diri.

Persiapannya

Kalau ditanya apa persiapannya. Ada tiga hal yang harus dipersiapkan oleh saya untuk tahap awal.

  1. Mental; ini yang penting menurut saya. Pensiun sebagai pegawai dan beralih menjadi wiraswasta tentu bukan perkara gampang. Ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Mental pegawai dan wiraswasta dua hal yang berbeda. Karena ketika menjadi wiraswasta, maka tantangannya akan sangat berbeda. Untuk persiapan ini, saya mencoba belajar dari beberapa kawan.
  2. Tabungan; ketika memulai hidup baru sebagai wiraswasta, mau tidak mau tabungan harus benar-benar dipersiapkan. Tabungan untuk biaya hidup minimal selama 12 bulan serta modal usaha. Saya lagi coba mempersiapkan bekal ini.
  3. Keterampilan; skill ini tidak harus ditempuh secara formal melalui jalur pendidikan resmi. Bisa didapatkan dari berbagai macam, apakah itu kursus luring dan daring, belajar otodidak dari buku, internet, dan ataupun orang yang mumpumi. Keterampilan ini yang akan berguna ketika saya akan mulai usaha. Sebab saya tak ingin berusaha tanpa mengetahui alasannya. Sungguh aneh rasanya, berwirausaha tanpa mengetahui dasarnya *IMHO*.

Apakah cuma tiga saja? Saya yakin masih banyak hal lain yang belum saya ketahui. Sebab saya menulis dari sudut pandang seorang pegawai bukan sebagai wiraswasta.

Mungkin ada yang bisa menambahkannya?

ditulis menjelang pulang kantor *beberes untuk pulang*